Latihan Dasar Sebelum Menjadi Programmer
, , 9 comments
Percaya atau tidak, isi kepala seorang programmer hanya sebongkah otak, sama seperti manusia pada umumnya. Dibagi atas Cerebrum, Cerebellum, Brainstem, dan Limbic System. Bagian-bagian otak ini sudah diakui secara internasional .
Ada yang memang memiliki bakat sejak lahir. Lihatlah gambar berikut:
Ha.. Ha... Ha... Lucu ya? Liat tuh jidat/daih nya lebar, uda kayak lapangan bola (Just a joke).
Baiklah, Latihan dasar Sebelum menjadi seorang programmer adalah
mulai berpikir bahwa dalam mengerjakan sesuatu harus memiliki detail yang terperinci mulai dari awal mengerjakan nya, pada setiap proses-proses nya hingga sesuatu itu selesai dikerjakan
Pertanyaan-pertanyaan sederhana yang pernah saya tanyakan dulu pada beberapa murid bahkan di jawab dengan santai dan sangat yakin bahwa jawaban mereka itu benar. Saya tidak menyalahkan jawaban nya, hanya saja perlu di koreksi.
Contoh sederhananya:
"Bagaimana cara anda pergi ke dapur untuk mengambil segelas air minum untuk saya?"
Murid yang sedang duduk di lantai dan menyandarkan tangan nya pada meja berkata:
"Berdiri lalu ke dapur ngambil air minum dan kembali lagi ke sini".
Hmm... Benarkah jawabannya? Di kehidupan sehari-hari ini benar, tetapi jika ini sebuah aplikasi yang hendak anda bangun, maka aplikasi ini sangat-sangat tidak berhasil alias gatot alias gagal total. Why???
Dalam sebuah forum diskusi yang saya ikuti disebuah situs jejaring sosial, banyak pertanyaan yang langsung mengacu pada "bagaimana membuatnya" dari pada "bagaimana algoritmanya". Padahal, apabila kita memahami algoritma dari sebuah aplikasi yang ingin kita kembangkan, kita tinggal googling aja API docs bahasa pemorgramannya dan belajar bagaimana menerapkan nya dalam bentuk codes (kode-kode) program. Pertanyaan "bagaimana membuatnya" sering menjadikan seseorang ingin belajar express untuk membuat aplikasi tanpa mau memahami dulu bagaimana semestinya aplikasi itu bekerja.
Kembali ke Bagaimana cara anda pergi ke dapur untuk mengambil segelas air minum?
Inilah algoritma yang saya jelaskan kepada mereka (Karena ini adalah sebuah algoritma, mudah-mudahan ada yang berkenan melengkapinya apabila ada yang terlewatkan): hormat saya Affan Baihaqi.
1. Anda Mulai dengan duduk tegak
2. Posisikan kedua tangan terlebih dahulu disamping bahu dengan melepaskan tangan dari meja (Lebih detail lebih bagus)
3.Ambil posisi persiapan untuk berdiri dengan menggerakkan lutut sebelah kiri ke arah atas dan telapak kaki kiri menginjak lantai
4. Lalu dengan bantuan kedua tangan mulailah mengangkat tubuh mulai dari membungkuk secara perlahan ke arah atas hingga posisi badan tegak.
5. Apabila dapur ada di depan anda, mulailah melangkah dengan kaki kiri atau kaki kanan. Jika Dapur ada di belakang anda, ayunkan putar kaki kiri anda dengan sudut 90 derajat lalu di ikuti kaki kanan anda dengan melangkah mendampingi kaki kiri anda. (Jelaskan step demi step tiap ayunan langkah kaki)
6. Apabila sudah berada di depan rak piring, ayunkan tangan kanan anda kedepan (perhatikan tangan yang hendak mengambil), dsb..
7. Untuk nomer next pagenya, (Silahkan anda teruskan...)
Ada yang memang memiliki bakat sejak lahir. Lihatlah gambar berikut:
Ha.. Ha... Ha... Lucu ya? Liat tuh jidat/daih nya lebar, uda kayak lapangan bola (Just a joke).
Baiklah, Latihan dasar Sebelum menjadi seorang programmer adalah
mulai berpikir bahwa dalam mengerjakan sesuatu harus memiliki detail yang terperinci mulai dari awal mengerjakan nya, pada setiap proses-proses nya hingga sesuatu itu selesai dikerjakan
Pertanyaan-pertanyaan sederhana yang pernah saya tanyakan dulu pada beberapa murid bahkan di jawab dengan santai dan sangat yakin bahwa jawaban mereka itu benar. Saya tidak menyalahkan jawaban nya, hanya saja perlu di koreksi.
Contoh sederhananya:
"Bagaimana cara anda pergi ke dapur untuk mengambil segelas air minum untuk saya?"
Murid yang sedang duduk di lantai dan menyandarkan tangan nya pada meja berkata:
"Berdiri lalu ke dapur ngambil air minum dan kembali lagi ke sini".
Hmm... Benarkah jawabannya? Di kehidupan sehari-hari ini benar, tetapi jika ini sebuah aplikasi yang hendak anda bangun, maka aplikasi ini sangat-sangat tidak berhasil alias gatot alias gagal total. Why???
Dalam sebuah forum diskusi yang saya ikuti disebuah situs jejaring sosial, banyak pertanyaan yang langsung mengacu pada "bagaimana membuatnya" dari pada "bagaimana algoritmanya". Padahal, apabila kita memahami algoritma dari sebuah aplikasi yang ingin kita kembangkan, kita tinggal googling aja API docs bahasa pemorgramannya dan belajar bagaimana menerapkan nya dalam bentuk codes (kode-kode) program. Pertanyaan "bagaimana membuatnya" sering menjadikan seseorang ingin belajar express untuk membuat aplikasi tanpa mau memahami dulu bagaimana semestinya aplikasi itu bekerja.
Kembali ke Bagaimana cara anda pergi ke dapur untuk mengambil segelas air minum?
Inilah algoritma yang saya jelaskan kepada mereka (Karena ini adalah sebuah algoritma, mudah-mudahan ada yang berkenan melengkapinya apabila ada yang terlewatkan): hormat saya Affan Baihaqi.
1. Anda Mulai dengan duduk tegak
2. Posisikan kedua tangan terlebih dahulu disamping bahu dengan melepaskan tangan dari meja (Lebih detail lebih bagus)
3.Ambil posisi persiapan untuk berdiri dengan menggerakkan lutut sebelah kiri ke arah atas dan telapak kaki kiri menginjak lantai
4. Lalu dengan bantuan kedua tangan mulailah mengangkat tubuh mulai dari membungkuk secara perlahan ke arah atas hingga posisi badan tegak.
5. Apabila dapur ada di depan anda, mulailah melangkah dengan kaki kiri atau kaki kanan. Jika Dapur ada di belakang anda, ayunkan putar kaki kiri anda dengan sudut 90 derajat lalu di ikuti kaki kanan anda dengan melangkah mendampingi kaki kiri anda. (Jelaskan step demi step tiap ayunan langkah kaki)
6. Apabila sudah berada di depan rak piring, ayunkan tangan kanan anda kedepan (perhatikan tangan yang hendak mengambil), dsb..
7. Untuk nomer next pagenya, (Silahkan anda teruskan...)








0 komentar:
Posting Komentar